Jumat, 20 Januari 2012

marah

Kalau kata temanku, saya seperti kabel-kabel di depan meja kerjaku, yang sedikit disentuh bisa--entah monitor mati, atau mouse ngadat. sensitif.

dan kau yang baru saja mengenalku, jangan terlalu cepat menyimpulkan sesuatu. suatu waktu kalau sampai di batas yang saya tidak bisa kendalikan, saya bisa marah. dan memang perlu marah.

kau baru kemarin, masih terlalu hijau untuk kau memecah belah kami yang sudah begitu hapal sifat masing-masing. kami sudah sejak lama saling memahami.

kekagumanmu salah alamat. saya bukan malaikat, kadang-kadang masih tersesat.

o, saya sungguh marah kepada kau yang sering merasa dikambing-hitamkan padahal kau sendiri adalah pengadu domba.

kau sering menyodorkan cermin untuk orang-orang padahal kau sendiri jauh dari kewajaran.

maka kasihan orang seperti kau. pasti tak punya teman. sebab kau sulit dipahami. sering menyulitkan apa yang sebenarnya mudah.

kau...kau...saya tak perlu pengagum seperti kau.

1 komentar:

Gelas Kaca mengatakan...

koreksi, cerna kembali dan jangan menulis diiringi dengan emosi.
1. sensitif
2. baru kenal, cepat menyimpulkan
3. terlalu hijau, untuk memecah belah
4. bukan malaikat, kadang tersesat
6. PENGADU DOMBA
7. Menyulitkan apa yang sebenarnya mudah ............

......by "yang masih hijau"