
karena sesuatu dan lain hal yang hanya dapat saya pahami sendiri, pada akhirnya, saya meneruskan kisah en setelah sebelumnya hampir berhenti. rasanya amat disayangkan, kisah sebagus en harus terus tertulis selama memang perlu untuk dituliskan.
sebenarnya kisah ini tak seobsesif seperti Rahmi kepada Geronimo di dalam cerita Cintapucino. hanya sebagian kecil saja yang mirip. juga saya tak berharap banyak agar akhir cerita bisa persis sama. tentu, sebab saya berharap punya cerita yang lain.
semoga sama mengharukankannya ketika Gadis Jeruk berusaha mengingatkan Jan Olav--teman semasa kecilnya bahwa di suatu masa yang lampau mereka pernah berada di dalam satu bagian hingga kemudian menjadi abadi dalam ingatan. memiliki ruang sendiri dalam ingatan. hanya di bagian itu saja. setiap kisah memiliki alur sendiri.
en, sesungguhnya saya tak pernah mengenalmu dengan baik. tetapi begitu ingin tahu, kemana saja anak lelaki kecil teman semasa kecil, kemana kau bawa menjejak hingga menjelma dewasa?
dan permintaan maafmu beberapa waktu yang lalu, bahwa baru bisa bertemu kembali setelah sekian lama. lama sekali hingga barangkali kau pun menduga-duga, kemana gerangan gadis kecil teman sepermainanmu dulu, kemana saja saya bawa berlari hingga kemudian menjelma perempuan.
saya hanya ingin merasakan bagaimana berbicara denganmu lagi, en. membincangkan apa saja yang tak terlalu membebankan. sebab saya berharap denganmu, semua menjadi ringan.
sebenarnya kisah ini tak seobsesif seperti Rahmi kepada Geronimo di dalam cerita Cintapucino. hanya sebagian kecil saja yang mirip. juga saya tak berharap banyak agar akhir cerita bisa persis sama. tentu, sebab saya berharap punya cerita yang lain.
semoga sama mengharukankannya ketika Gadis Jeruk berusaha mengingatkan Jan Olav--teman semasa kecilnya bahwa di suatu masa yang lampau mereka pernah berada di dalam satu bagian hingga kemudian menjadi abadi dalam ingatan. memiliki ruang sendiri dalam ingatan. hanya di bagian itu saja. setiap kisah memiliki alur sendiri.
en, sesungguhnya saya tak pernah mengenalmu dengan baik. tetapi begitu ingin tahu, kemana saja anak lelaki kecil teman semasa kecil, kemana kau bawa menjejak hingga menjelma dewasa?
dan permintaan maafmu beberapa waktu yang lalu, bahwa baru bisa bertemu kembali setelah sekian lama. lama sekali hingga barangkali kau pun menduga-duga, kemana gerangan gadis kecil teman sepermainanmu dulu, kemana saja saya bawa berlari hingga kemudian menjelma perempuan.
saya hanya ingin merasakan bagaimana berbicara denganmu lagi, en. membincangkan apa saja yang tak terlalu membebankan. sebab saya berharap denganmu, semua menjadi ringan.
0 komentar:
Poskan Komentar