Rabu, 15 Februari 2012

satu nama

sebentar lagi kakak menikah dan mau tak mau perhatian orang mulai tertuju kepada saya. saya yang diharapkan selanjutnya dan secepatnya.

sebagai orang yang dikenal tak pernah membawa orang-orang ke rumah yang kemudian dikenalkan sebagai pacar. kecuali seingat saya satu orang semasa kuliah dulu, itu pun cuma sekali karena mengantarkan hadiah ulang tahun. sebab itu, orang-orang terdekat enggan menanyakan langsung tetapi berbisik di belakang yang sialnya selalu terdengar oleh telinga saya.

saya sedang dekat dengan siapa?

saya tidak dekat dengan siapa pun. dan hanya bisa menjawab dengan senyum ketika orang-orang tidak lelah menanyakan satu nama. dan hanya bisa saya jawab dengan senyum.

tetapi sering balik bertanya, menurut orang-orang, saya nanti baiknya dengan siapa?

orang-orang mengajukan satu nama

en






0 komentar: